Ziarah ke Museum of Innocence

Kemal menemukan kebahagian mencintai seorang Füsun dengan segenap warna dan misteri.

Saat itu ibuku menangis

Buat kakakku Hermanto Junaidi yang sedang damai bersemayam di bawah pohon ketapang, tempat aku selalu menjengukmu, saat pulang, atau saat pergi sekalipun.

Indeks Perdamaian Kota Itu Perlu

By measuring the state of peace, we can further our understanding of the social, political and economic factors that help develop more peaceful environments

Tentang Ingatan dan Ideologi

The struggle of man against power is the struggle of memory against forgetting” — Milan Kundera (The Book of Laughter and Forgetting).

A Journey: from Border to Border

Midyat is one of a must visited historical places in Mardin beside Old Mardin. Overall this city is cited as paths of the early civilizations named Mesopotamia or far before it—if we talked about Christianity and Jews history as well for its strategic location with rocky hill and plain near the Tigris River.

Showing posts with label playplus. Show all posts
Showing posts with label playplus. Show all posts

Tuesday, August 05, 2014

Pengalaman bersama PlayPlus Indonesia

PENGANTAR 

Saya menulis catatan ini semata-mata sebagai catatan pribadi dan juga untuk jawaban dari beberapa teman yang bertanya seputar proyek PlayPlus yang sudah berlangsung sejak bulan Agustus 2013 hingga Januari 2014. Tulisan ini jelas versi saya—bukan mewakili tim—yang sudah menjalankan dan menyukseskan proyek ini. Karena teman-teman perlu tahu bahwa saya tidak ikut melaksanakan proyek di lapangan (karena saya memilih kuliah master dan meninggalkan teman-teman tim tanggal 19 September 2013). Saya hanya menjadi project leader di awal-kegiatan yang memperjuangkan proyek ini menang dan terpilih oleh Bureau of Education and Cultural Affairs - International Exchange Alumni tahun 2013. Proyek ini sifatnya kompetisi yang dipanel langsung oleh juri-juri di Amerika. Saya juga punya testimony

Friday, February 21, 2014

Testimoni PlayPlus Indonesia

(Saya tulis testimoni ini untuk salah satu rubrik dalam website PlayPlus. Tapi karena website-nya eror dan tidak bisa diakses, saya publis di blog sini dengan sedikit edit).

Bakerja bareng State Alumni baru terjadi kali ini. Sebelumnya saya nyaris tak pernah berhubungan secara intens dengan para alumni IELSP (Indonesia English Language Study Program). Saya diuntungkan “memaksa diri” untuk datang ke Alumni Meeting yang dihelat di Jogja pada sekitar bulan April 2013. Spiritnya hanya satu: karena saya mau ketemu dengan seorang kawan yang satu cohort saat ikut program ke Amerika, Ahyadi namanya. Namun setelah ketemu dengan semua cohort dan grantee IELSP, saya merasa nyaman dan mendapatkan setangkup kehangatan kebersamaan di bawah bendera keluarga alumni. Sehingga ketika ada kabar soal ada kompetisi bagi para alumni bernama Alumni Engagement Innovation Fund (AEIF) yang diselenggarakan oleh Bureau of Education and Cultural Affairs - International Exchange Alumni USAID tahun 2013, saya tidak segan-segan untuk mengontak teman-teman fellow yang sudah saya kenal di Yogyakarta.

Thursday, October 24, 2013