—Ef & Mosada
20 Maret 2025
adalah permulaan hari-hari gelap
bagi tanah dan air yang kalian tapak
saat hujan berlumpur atau
saat babahmu terkapar dihantam
kepedihan hidup
kekecewaan
dan sakit yang panjang
Babahmu mencatat hari-hari ke depan
pada dua lembar takdir, anakku
satu lembar berisi roman wajahmu
menjalarkan kebahagiaan panjang
adalah permulaan hari-hari gelap
bagi tanah dan air yang kalian tapak
saat hujan berlumpur atau
saat babahmu terkapar dihantam
kepedihan hidup
kekecewaan
dan sakit yang panjang
pada dua lembar takdir, anakku
satu lembar berisi roman wajahmu
menjalarkan kebahagiaan panjang
dan tak akan pernah padam
satu lembar lainnya adalah kekosongan
lobang menganga yang menancap
satu lembar lainnya adalah kekosongan
lobang menganga yang menancap
oleh pisau yang dihunus si pecinta
yang kehilangan hati dan jiwanya
di pundak seorang lelaki yang sakit
di hati lelaki yang ringkih
Seperti Hank Williams
dalam Men with Broken Hearts
babahmu mencatat pada lembar kedua
God, why must these living dead
know pain with every breath?
Lima tahun menjadi mayat berjalan
lima tahun menatap jalan-jalan mati
Lima tahun kekuasaan
lima tahun pengkhianatan!
Lima tahun!
20 Maret 2025
dalam Men with Broken Hearts
God, why must these living dead
know pain with every breath?
lima tahun menatap jalan-jalan mati
lima tahun pengkhianatan!
0 comments:
Post a Comment