Thursday, March 20, 2025

Elegi untuk Kedua Anakku









—Ef & Mosada

 

20 Maret 2025
adalah permulaan hari-hari gelap
bagi tanah dan air yang kalian tapak
saat hujan berlumpur atau
saat babahmu terkapar dihantam
kepedihan hidup
kekecewaan
dan sakit yang panjang
 
Babahmu mencatat hari-hari ke depan
pada dua lembar takdir, anakku
satu lembar berisi roman wajahmu
menjalarkan kebahagiaan panjang 
dan tak akan pernah padam
satu lembar lainnya adalah kekosongan
lobang menganga yang menancap
oleh pisau yang dihunus si pecinta
yang kehilangan hati dan jiwanya
di pundak seorang lelaki yang sakit
di hati lelaki yang ringkih
 
Seperti Hank Williams
dalam Men with Broken Hearts
babahmu mencatat pada lembar kedua
God, why must these living dead
know pain with every breath?
 
Lima tahun menjadi mayat berjalan
lima tahun menatap jalan-jalan mati
 
Lima tahun kekuasaan
lima tahun pengkhianatan!
 
Lima tahun!
 
20 Maret 2025

Related Posts:

  • Ideologi Api Read More
  • Sebuah Cermin--Michel Foucault pada sebuah cermin kausimpan pecahan wajahmu membayangkan utuh suatu yang tak ada suatu yang terbayang di antara apa yang membatasi jarak antara wajahmu dan cermin ini? akhirnya kautemukan ketiadaanmu… Read More
  • Aku Tidak Mengerti ---Duhai Mantan Jenderal    Di tengah kesenyapan merayakan hari raya idul fitri di Turki Aku terngiang kembali ihwal pemilihan presiden di suatu negeri Yang konon penuh etika dan nilai-nilai ketimuran: Indonesi… Read More
  • Suatu Waktu di Benteng Somba Opu aku kembali menyaksikan           sebuah irama daun-daun kering                yang diremas dan batu-batu tu… Read More
  • Bersama Hujan Akhir November ini hujan akhir november seperti menutup perayaan daun-daun kepada tanah melepas ketiadaan yang cokelat di tanah ini adalah wajahku yang kau simpan pada pucuk-pucuk daun ada yang gugur setiap musim selalu tentang rotasi w… Read More

0 comments: