Ziarah ke Museum of Innocence

Kemal menemukan kebahagian mencintai seorang F├╝sun dengan segenap warna dan misteri.

Saat itu ibuku menangis

Buat kakakku Hermanto Junaidi yang sedang damai bersemayam di bawah pohon ketapang, tempat aku selalu menjengukmu, saat pulang, atau saat pergi sekalipun.

Indeks Perdamaian Kota Itu Perlu

By measuring the state of peace, we can further our understanding of the social, political and economic factors that help develop more peaceful environments

Tentang Ingatan dan Ideologi

The struggle of man against power is the struggle of memory against forgetting” — Milan Kundera (The Book of Laughter and Forgetting).

A Journey: from Border to Border

Midyat is one of a must visited historical places in Mardin beside Old Mardin. Overall this city is cited as paths of the early civilizations named Mesopotamia or far before it—if we talked about Christianity and Jews history as well for its strategic location with rocky hill and plain near the Tigris River.

Thursday, March 21, 2013

Surat Kutukan Bagi Para Koruptor

Tulisan review buku Koruptorrajim (Kumpulan Esai). Digunting dari Koran Jakarta


Selama ini, hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadi tulang punggung penebar asa bahwa korupsi bisa dilawan. Negeri ini masih dapat diselamatkan. Semua uang negara harus digunakan dengan tepat untuk pembangunan. Kendati banyak pihak dengan senjata hukum, politik, hingga kriminalisasi, ingin “mengebiri” keperkasaan lembaga super body tersebut, KPK tidak sendirian.

Saturday, March 16, 2013

Merayakan Ideologi Sosialis

Tulisan ini saya gunting dari versi cetak di Suara Merdeka

taken from http://www.suaramerdeka.com
SETELAH dua tahun mengidap kanker, Hugo Chavez meninggal pada 5 Maret pukul 16.25 waktu setempat. Kabar kematian sosok kuat penganjur sosialisme di Amerika Latin, setelah Che Guevara dan Fidel Castro, itu mengguratkan duka yang teramat dalam dan mengundang simpati dari pendukungnya tapi sekaligus mencurahkan rasa gembira dari pihak opisisi, baik dalam  maupun luar negeri.

Monday, March 11, 2013

On Disunity

I've been so long time--grinding down so much stuff, digging into books, interacting with people around, even folding in a solitude--to articulate what actually I do with my life. Nothing comes as one way. It's much polarized. It's all about ambiguity of faces of time: appearance without an existence. It comes to give a meaning comprehensively through its values but so many people just take apart, lessen them, and throw them away--from what it's gifted for/as human dignity.

..and I'm just scrolling around with no name.



Hari Sepi, 2013

Sunday, March 03, 2013

(Tidak) Pentingnya Ulang Tahun

hari yang kembali
pada sunyinya belati
sebelum mengiris
buah manggis di garis
tanganku
(bje, 2013)

Tanggal 20 Februari 2013 saya pulang kampung untuk menjenguk nenek yang sedang sakit: stroke, juga karena kadar gula yang tinggi di usianya yang menjelang 80-an. Saya menyegerakan pulang meski di Jogja masih ada beberapa kerjaan yang belum selesai. Alasannya cuma satu: saya ingin menikmati ulang tahun di rumah—ulang tahun kesunyian. Saya lebih suka menyebutnya "ulang tahun kesunyian" ketika saya bersama dengan Ibu atau berada di kampung setiap ulang tahun, dan saya sudah menyiapkan diri untuk menghadapi ulang tahun seperti yang terjadi 15 tahun silam.