Thursday, May 31

Persaksian


--KHA. Hamidi Hasan

ini waktu tidak sebentar, guru
tujuh tahun lamanya, atau lebih
engkau mengenalkan belantara luas
pada lembar-lembar kitab suci yang kudaras
huruf demi huruf adalah ayat atau isyarat
sebuah savana yang selalu minta dikenali
atau lautan yang mendendangkan gelora
aku tak bisa merenanginya, lautan hitam
dan savana tanpa arah itu sendiri, guru
sebuah telunjuk dan garis-garis teduh
dari roman wajahmu yang sumarah
aku, atau kami, diciptakan pelan-pelan
dipilin dari pecahan-pecahan bayangan
menjadi kelelawar ataupun burung elang
mengelana jauh di malam pekat
mengakrabi badai di siang sekarat
setelah halaman demi halaman kau buka
layar demi layar kau kembangkangkan
aku menjadi siang dan malam
untuk semua musim

seperti birama kasidah
dari ruang belakang rumahmu
setangkai daun mangga enggan luruh
kicauan burung-burung di pagi cerah
dan suara riang santri putri di balik gubuk
di situ, engkau tekun membukakan ruang
dan aku datang sebagai anak waktu
yang telah kau lahirkan!

Jogja, Akhir Mei 2012

Tuesday, May 29

"Mimpi Damai" di Balik Iran-Israel

Versi cetak dari artikel ini ada di Suara Karya.

Di tengah ketegangan antara Iran dan Israel yang sama-sama ngotot menebar ancaman untuk berperang, ternyata ada pemandangan sebaliknya yang ditunjukkan oleh rakyat kedua negara yang sama-sama menginginkan perdamaian. Gerakan yang mereka bangun ditunjukkan lewat media jejaring sosial Facebook, yang baru-baru ini sangat ramai di media-media besar seantero dunia. Meskipun gerakan ini masih menjadi suara minor di tengah dua negara tersebut, khususnya di tingkat pemerintahan, namun suara akar rumput ini bisa menjadi salah satu jalan untuk menempuh perdamaian sebelum terjadi perang.

Monday, April 30

Ekspor TKI dan Cerita-Cerita yang Terus Berulang

Sejak kecil, kata TKI sangat dekat dengan kehidupan saya dan kampung di sekitar rumah. Jadi tak aneh kalau saya selalu menyebut TKI sebagai komoditas paling assoy bagi pemerintah Indonesia. Bagaimana tidak, saya sudah berusia kepala dua--berarti sudah 20 tahun lebih orang-orang di kampung saya jadi TKI--dan persoalan TKI tidak pernah berubah. Beres pun tidak. Alih-alih selesai.

Sunday, April 29

Meragu dan Angka 01. 20 di HP Bututku

Ini tengah malam, dan sebuah angka di HP bututku telah menunjukkan angka satu--pertanda ini bukan malam lagi, tapi pagi sudah di depan mata. Ya, dingin udara sudah terasa lain di kulitku. Begitu hari terus berputar dan aku semoga tidak hanya berpura-pura mengikuti perputaran roda waktu. Perputaran waktu yang bringas, menggilas dan keras.

Saturday, April 28

Kritisisme Pemuda di Tengah Ormas Karbitan

Versi cetak tulisan ini ada di Jurnal Nasional.

PADA satu kesempatan sekitar sepekan lalu, saya bersama teman dari komunitas Peace Generation diundang oleh salah satu organisasi kemasyarakatan yang kedengarannya masih baru namun ekspansinya cukup masif di Indonesia. Tujuan mereka mengundang kami adalah untuk audiensi dan sharing tentang kegiatan komunitas. Hal seperti itu menjadi salah satu kesenangan saya di komunitas untuk berbagi dan mendapatkan teman baru dari komunitas lain atau pun organisasi kemasyarakatan yang notabene dirayakan oleh para pemuda negeri ini. 

Sunday, April 22

Elegy of a City

dari Twitter @_bje #littlegirl

kota ada kalanya adalah ladang umpatan
kejenuhan yg diasuh berulang kali
setumpuk sampah yg segera kau ludahi

seperti sebongkah patung
kau tinggalkan tanpa lambaian
aku adalah kota yg akan menyimpan kisah
dan kau adalah angin puting beliung

aku adalah kota yang baru saja kau tinggalkan
jejakmu masih lamat dibasuh hujan
perlahan mulai buram
bersama ingatanmu
pada daun segera tanggal

Jogja, 2012
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...